Selamat Datang
Tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah

ZONA INTEGRITAS

Berkomitmen untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi. ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) adalah dua tahapan predikat yang dicapai melalui enam area perubahan, termasuk manajemen perubahan, penataan tatalaksana, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

2010

Sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 2010.

5

Kepala sekolah pernah memimpin SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro sampai saat ini

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wil Bojonegoro – Tuban

Tujuan PKKS

  • Mengevaluasi kualitas kerja dan kinerja kepala sekolah.
  • Mengumpulkan dan menganalisis data mengenai pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawab kepala sekolah.
  • Menilai setiap komponen dan ekosistem di dalam sekolah, termasuk kinerja guru melalui supervisi kepala sekolah.
  • Menentukan dasar untuk promosi dan penghargaan bagi kepala sekolah.
  • Memberikan umpan balik untuk pengembangan profesional kepala sekolah dan peningkatan mutu pendidikan.

Proses Penilaian

  • Pengumpulan data: Data dikumpulkan melalui berbagai metode, seperti pemeriksaan dokumen, observasi, kuesioner, dan wawancara.
  • Analisis data: Data yang terkumpul diolah dan dianalisis untuk mendapatkan gambaran kualitas kinerja kepala sekolah.
  • Penilaian komponen: Penilaian mencakup berbagai aspek, termasuk praktik kinerja, perilaku kerja, pengembangan kompetensi, dan dokumen akuntabilitas.

IDA MINTARINA NULFITA, M.Pd.

Pendamping Satuan Pendidikan
SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro

Dra. SRI RESTU WAHYUNINGSIH, M.MPd.

Pendamping Satuan Pendidikan
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

MASKUN, S.Pd. M.M.

Kepala Seksi Pembinaan SMA dan PKLK
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

Refleksi

Guru dan Tenaga Kependidikan

Pelaksanaan penilaian kinerja kepala sekolah tahun ini berjalan sangat transparan. Kami, para guru, diberi ruang untuk memberikan masukan secara objektif. Kepala sekolah juga responsif terhadap hasil evaluasi sehingga banyak program sekolah yang dapat ditingkatkan.”

Yuli Ika Lestari, S.Pd

Guru Bahasa Indonesia

Kepala sekolah menunjukkan kinerja kepemimpinan yang kuat, terutama dalam meningkatkan budaya literasi dan numerasi. Proses penilaian kinerjanya dilakukan secara terstruktur dan sesuai prosedur, membuat kami merasa dihargai sebagai bagian dari proses evaluasi.

Nasrudin, S.Pd.I., MA.

Guru PAI

Saya melihat adanya upaya serius dari kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Penilaian kinerja yang dilakukan melibatkan guru secara profesional dan memberikan gambaran yang jelas tentang target pengembangan sekolah ke depan

Beni Setyorini, S.S

Guru Bahasa Inggris

Kepala sekolah sangat terbuka menerima kritik dan saran. Proses penilaian kinerja bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar menjadi sarana untuk perbaikan manajemen sekolah. Ini sangat berdampak pada peningkatan budaya kerja di lingkungan guru.

Dessy Ratna Dewi, S.Pd

Guru Matematika

Penilaian kinerja kepala sekolah kali ini sangat objektif dan menggunakan instrumen yang jelas. Kami merasa kepala sekolah memberikan teladan disiplin yang tinggi, terutama dalam pengelolaan sarana prasarana dan kegiatan siswa.

Rohmad Tasrikin, S.Kom

Guru Informatika

Penilaian kinerja kepala sekolah berjalan dengan lancar dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kepala sekolah mampu menjaga hubungan baik dengan guru sambil tetap menjalankan tugas manajerialnya secara profesional.

Eko Heru Utomo, S.Kom

Ka TU & OPS Dapodik